Akhirnya Laut Bercerita yang semula hanya film pendek kini akan tayang di bioskop, pada 29 Oktober 2026 mendatang. Ini adalah film yang paling dinantikan di tahun 2026. Film yang disebut-sebut sangat relate dengan kondisi hari ini. Film ini sendiri sebenarnya diangkat dari novel laris berjudul sama karya penulis kondang Leila S. Chudori.
Nah, yang menarik, film yang berdurasi 2 jam 15 menit ini mengangkat kisah perjuangan aktivis pada akhir tahun 1990-an. Tak terkecuali tragedi penghilangan paksa di tengah kemelut politik era Orde Baru.
Bagaimana sinopsis dari film ini? Apa saja yang disuarakan dari film ini? Kenapa kok banyak yang bilang film ini relate sama kondisi hari ini?
Sinopsis Laut Bercerita
Jadi, film Laut Bercerita tuh berlatar di Yogyakarta, kira-kira akhir tahun 1990-an. Saat itu Indonesia sedang berada dalam cengkeraman rezim Orde Baru. Di situasi semacam itu pula, aktivisme mahasiswa yang menentang rezim sedang bergejolak.
Suasana kemudian mencekam setelah tiga mahasiswa ditangkap karena menyebarkan buku-buku terlarang. Di tengah kondisi tersebut, Biru Laut yang diperankan Reza Rahadian, seorang mahasiswa yang gemar membaca dan menulis.
Ketertarikannya pada buku dan diskusi, membawanya ke sebuah kelompok studi bernama Winatra. Di sanalah Biru Laut bertemu dengan Sunu (Dana Wiyana), Alex (Ben Nugroho), dan Daniel (Kevin Julio). Kelompok ini aktif berdiskusi, dan lantang menyuarakan kebenaran.
Baca juga: Mengenal Lukita Maxwell, Aktris Berdarah Indonesia yang Main Film Backrooms
Hingga, pada suatu ketika Laut bersama rekan-rekannya lenyap. Tidak ada yang tahu ke mana perginya. Di sinilah sudut pandang cerita beralih ke keluarga laut. Bapak (Arswendy Bening Swara), Ibu (Christine Hakim), dan adik laut, Asmara Jati (Yunita Siregar) harus menghadapi kenyataan pahit.
Bayangkan, kehilangan anggota keluarga, tanpa kita tahu di mana keberadaannya. Pasti sedih banget, sih.
Nah, film ini tuh akan dibagi menjadi dua bagian. Bagian pertama, kita akan mengikuti aktivitas Biru Laut sebagai aktivis. Sedangkan di bagian kedua, kita akan turut merasakan perasaan ketidakpastian dari keluarga Biru Laut mencari Laut yang hilang.
Well, selain Reza Rahadian, film ini juga akan dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo yang akan memerankan karakter Kasih Kinanti alias Kinan. Dia ini aktivis dan mahasiswa senior yang memimpin kelompok diskusi, Winatra, yang menjadi sosok inspiratif yang mengajak dan merekrut tokoh utama di film ini, Biru Laut.
Apa yang Disuarakan di Film Ini?
Karena berlatar era rezim Orde Baru yang otoriter, keji, dan tak berperikemanusiaan, film ini juga menyuarakan isu-isu penting di era itu yang merupakan sejarah kelam Indonesia. Apa saja itu?
Pertama adalah soal kebebasan berekspresi. Film ini mengikuti perjalanan Biru Laut, sebagai mahasiswa yang gemar membaca dan berdiskusi. Laut dan para mahasiswa ini tidak hanya membaca dan berdiskusi, tapi juga menyuarakan gagasan di tengah tekanan rezim.
Kedua, soal perlawanan terhadap ketidakadilan dan penindasan. Kita semua tahu bahwa rezim Orde Baru sangat otoriter. Rezim ini membongkar suara kritis serta melarang organisasi politik maupun buku-buku tertentu. Nah, karakter-karakter di dalam film ini melawan itu, termasuk tentu saja tokoh utamanya.
Baca juga: Dari Nikki sampai Wednesday, Ini 5 Kostum Halloween yang Diprediksi Populer di 2026
Ketiga, film ini juga bicara soal penghilangan paksa. Di era Orde Baru, banyak aktivis diculik, dan kemudian banyak juga dari mereka ditemukan tewas. Film ini mengangkat nasib para aktivis yang diculik, ditangkap, dan dihilangkan secara paksa tanpa kejelasan hukum. Kita dibuat melek soal tragedi tersebut.
Keempat, tentang orang-orang yang ditinggalkan. Selain akan mengikuti perjalanan Biru Laut, kita juga akan diajak menyelami perasaan orang-orang yang ditinggalkan para aktivis yang dilenyapkan itu. Kita akan diajak untuk merasakan penderitaan, ketidakpastian, dan penantian panjang dari keluarga terdekat, seperti yang dialami adik Biru Laut, Asmara Jati.
Terakhir, soal peran dan kekuatan emosional perempuan. Film ini menggambarkan bagaimana perempuan seperti Anjani, pacar Biru Laut, Kinanti, dan keluarga berjuang dalam sunyi. Mereka merawat empati, serta menjaga harapan dan kekuatan batin di tengah situasi yang menekan.
Adaptasi Kedua dari Novel Laut Bercerita
Film ini sendiri merupakan adaptasi kedua dari novel Laut Bercerita. Sebelum diangkat ke dalam format film panjang, Laut Bercerita sudah diadaptasi ke film pendek pada 2017 silam. Film tersebut berdurasi 30 menit, dan disutradarai oleh Pritagita Arianegara.
Dalam versi film pendek, Reza Rahadian juga memerankan tokoh Biru Laut. Tapi untuk Dian Sastro perannya beda. Di versi film pendek, ia memerankan karakter Anjani, kekasih Biru Laut. Tapi di versi film panjang, Dian Sastro memerankan karakter Kinan. Sementara Eva Celia akan memerankan karakter Anjani.
Baca juga: Mengenal Greenpeace, Organisasi Lingkungan Internasional yang Aktif Suarakan Krisis Iklim
Tayang di Korea dan Prancis
Menariknya, sebelum rilis di Indonesia, Laut Bercerita sudah lebih dulu dijadwalkan akan diputar di Busan International Film Festival (BIFF) ke-31 di Korea Selatan. Film yang memiliki judul internasional The Sea Speaks His Name ini akan bersaing dengan film dari berbagai negara untuk memperebutkan penghargaan Best Film.
Selain diputar di BIFF, film ini juga pernah dipresentasikan dalam program HAF Goes to Cannes pada ajang Marche du Film di Cannes, Prancis, pada 16 Mei 2026 lalu. Luar biasa sekali bukan?
Itulah tadi pembahasan mengenai sinopsis dan apa yang disuarakan film Laut Bercerita. Gimana? Siap ke bioskop tanggal 29 Oktober nanti?
Muhammad Arsyad