Pernah membayangkan sedang menikmati segelas kopi, tetapi di atasnya justru ada seekor ayam? Sajian unik bernama Ayam Latte ini mendadak mencuri perhatian di media sosial karena tampilannya yang bikin orang terheran-heran.
Bukannya topping krim atau foam seperti kopi kekinian pada umumnya, minuman ini justru dihiasi sesuatu yang sekilas terlihat seperti ayam mentah yang baru saja keluar dari kulkas! Bentuknya sukses bikin warganet melongo sekaligus bertanya-tanya, siapa yang punya ide menyajikan kopi dengan tampilan seaneh ini?
Kehadiran Ayam Latte sontak memancing beragam reaksi warganet. Sebagian penasaran ingin mencobanya, sementara yang lain justru merasa geli membayangkan harus menyeruput kopi dengan topping yang sekilas menyerupai ayam mentah. Meski terdengar seperti lelucon, sajian unik ini ternyata benar-benar ditawarkan sebagai menu minuman di sebuah kedai lho!
Lantas, apakah benar ada ayam mentah yang bertengger di atas segelas kopi? Tenang, penampilannya ternyata menyimpan kejutan yang tidak terduga! Di balik bentuknya yang bikin salah fokus, Ayam Latte punya rahasia tersendiri yang membuatnya berbeda dari minuman kekinian pada umumnya.
Berawal dari Guangzhou, Ayam Utuh Bertengger di Atas Kopi
Photo: Instagram.com/tetiam.id
Tren Ayam Latte bukan sekadar ide iseng yang muncul di media sosial. Di Guangzhou, China, kreasi kopi dengan topping menyerupai ayam utuh menjadi salah satu inovasi kuliner yang menarik perhatian.
Alih-alih menggunakan whipped cream atau foam seperti latte pada umumnya, sejumlah kedai justru menghadirkan ayam sebagai bagian dari penyajian minuman. Salah satu kreasi yang menarik perhatian adalah Whole Chicken Latte dari SIMPLE Coffee di Guangzhou.
Dilansir dari The Paper, kedai tersebut menyajikan minuman dengan tampilan menyerupai ayam rebus khas China atau white-cut chicken. Kreasi ini dibuat sedemikian rupa hingga memiliki detail yang menyerupai bentuk ayam sungguhan.
Hal yang membuatnya semakin unik adalah proses penyajiannya. Ketika cairan kopi dituangkan di atas topping berwarna putih tersebut, tampilannya berubah menjadi kecoklatan sehingga menyerupai ayam yang disiram kecap. Efek visual ini memberikan pengalaman berbeda bagi pelanggan, bahkan sebelum mereka mencicipi minumannya.
Kreasi tersebut memperlihatkan bagaimana kedai kopi dapat menggabungkan minuman yang sudah familiar dengan topping berbentuk tidak biasa. Daya tariknya bukan hanya terletak pada rasa, tetapi juga pada proses penyajian yang menarik untuk disaksikan dan direkam.
Baca juga: Dari Ubi Ungu Jadi Tren Minuman Kekinian, Kenapa Ube Matcha Mendadak Digemari?
Ini Rahasia di Balik Tampilan Ayam Latte
Photo: Instagram.com/tetiam.id
Meski terlihat seperti ayam utuh yang diletakkan di atas gelas, topping dalam kreasi ini sebenarnya merupakan dessert. Bahan yang digunakan adalah panna cotta rasa jagung, puding lembut berbahan dasar susu atau krim yang dibuat menyerupai bentuk ayam.
Detail bentuknya menjadi bagian penting dari daya tarik minuman ini. Ketika dilihat sekilas, pelanggan bisa mengira ada ayam sungguhan di atas kopi. Namun, setelah mengetahui bahan yang digunakan, justru muncul rasa penasaran mengenai bagaimana dessert tersebut dibuat hingga menyerupai makanan asli.
Fenomena ini juga memperlihatkan tren kuliner yang bermain dengan ekspektasi konsumen. Bentuk makanan dibuat menyerupai sesuatu yang berbeda dari rasa maupun bahan sebenarnya. Hasilnya, pelanggan tidak hanya membeli minuman, tetapi juga mendapatkan pengalaman visual yang unik.
Kenapa Ayam Latte Bisa Viral?
Photo: Instagram.com/tetiam.id
Ada beberapa hal yang membuat Ayam Latte berhasil mencuri perhatian di media sosial. Salah satunya, tampilannya tidak biasa.
Di tengah banyaknya pilihan kopi susu dan minuman kekinian, topping berbentuk ayam tentu menjadi sesuatu yang mudah terlihat menarik mata. Orang yang melihatnya bisa langsung bertanya-tanya tentang bahan, rasa, hingga cara pembuatannya.
Selain itu, minuman ini menawarkan pengalaman yang bisa dibagikan. Warganet tidak hanya tertarik untuk mencicipi rasan, tetapi juga bisa mengabadikan momen saat melihat atau mencoba menu tersebut. Misalnya, merekam reaksi teman ketika pertama kali melihat topping ayam di atas kopi.
Konsepnya menggabungkan rasa yang familiar dengan bentuk yang tidak terduga. Kopi, susu, matcha, dan coklat sudah dikenal luas, tetapi penyajian dengan puding berbentuk ayam memberikan sentuhan baru.
Media sosial juga berperan dalam memperluas jangkauan tren ini. Satu video yang menarik perhatian bisa mendorong orang lain mencari tahu, membagikan ulang, atau datang langsung ke tempat yang menjualnya.
Baca juga: Bukan Matcha, Ternyata Ini Minuman Favorit Gen Z dan Milenial, Kok Bisa?
Dari China hingga Indonesia, Tren Ini Ikut Menarik Perhatian
Photo: Instagram.com/tetiam.id
Popularitas kreasi kopi bertoping ayam kemudian ikut menarik perhatian di Indonesia. Pada September 2026, Tetiam Nostalgia Social House di kawasan Pluit, Jakarta Utara, menghadirkan Chicken Latte yang terinspirasi dari tren di Guangzhou.
Versi yang ditawarkan di Jakarta menggunakan puding karamel berbentuk ayam sebagai topping. Menu tersebut tersedia dalam beberapa pilihan minuman, termasuk kopi, matcha, red velvet, dan coklat.
Kehadiran menu ini di Indonesia menunjukkan bagaimana ide kuliner yang menarik perhatian di satu negara dapat menginspirasi kedai di negara lain untuk menghadirkan kreasi serupa. Meski bahan dan racikannya bisa berbeda, konsep utamanya tetap sama, membuat minuman yang tidak hanya menarik dari segi rasa, tetapi juga mencuri perhatian melalui tampilannya.
Ayam Latte menjadi contoh bagaimana kreativitas penyajian bisa menciptakan pengalaman baru dalam menikmati minuman. Meski tampilannya sempat membuat orang mengira ada ayam mentah di atas kopi, kalau melihat minuman ini kamu bakal penasaran ingin mencobanya atau justru butuh waktu untuk terbiasa dengan tampilannya nih?
Arifina Cahyanti Firdausi