Beda Gaya Busana Para Ibu Negara Indonesia, Kebaya Sederhana hingga Selendang Ikonik

394
0

Mendampingi suami yang menjabat sebagai presiden membuat keberadaan seorang Ibu Negara selalu menarik perhatian.

Tak hanya aktivitas dan kampanye sosial seorang Ibu Negara, gaya busana mereka pun tak luput dari sorotan khalayak luas. Maklum, pilihan busana Ibu Negara memiliki peran dan kekuatan besar dibandingkan pakaian orang biasa.

Sebab, pengaruh Ibu Negara dalam melestarikan budaya hanya melalui busananya sangatlah signifikan.

Mumpung masih dalam suasana hari Kemerdekaan Indonesia, yuk kita menelisik kembali gaya busana para Ibu Negara dulu dan sekarang.

Ibu Fatmawati bersama Bung Karno

Fatmawati

Ibu Negara pertama Republik Indonesia (RI), Ibu Fatmawati, selalu berbusana dengan gaya bersahaja, dia acap kali terlihat mengenakan kebaya, baju kurung dan kerudung.

Mengutip Tirto, sang putri, Ibu Sukmawati Soekarnoputri, menyebutkan bahwa ibundanya piawai dalam mengenakan kerudung sehingga terlihat elegan.

Pada kesehariannya Ibu Fatmawati lebih sering membalut diri dengan kebaya polos yang terlihat sederhana. Namun, kala menemani Bung Karno datang ke acara-acara kenegaraan, dia mengenakan kebaya bermotif yang tidak mencolok.

Selendang yang berfungsi menjadi kerundung merupakan ciri khas sang penjahit bendera merah putih pertama untuk Indonesia ini.

Suciati seorang pengamat sekaligus dosen tata busana menjelaskan bahwa kebaya Fatmawati dipengaruhi budaya kampung halamannya.

“Sebagai orang Bengkulu, dia juga menghormati suaminya (Bung Karno) yang Jawa dan Bali. Dia memakai kebaya formal, tapi tidak ribet. Sebagai orang Melayu, ada selendang panjang,” papar Suciati kepada CNNIndonesia.com.

Ibu Tien Soeharto bersama Bapak Soeharto

Tien Soeharto

Siti Hartinah atau Ibu Tien Soeharto adalah Ibu Negara Indonesia kedua sekaligus paling lama dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. Bapak Presiden Soeharto memangku jabatan sebagai pemimpin RI selama 32 tahun.

Ibu Tien Soeharto yang merupakan keturunan bangsawan dari Mangkunegara dan tumbuh dalam kultur Jawa yang kental sangat menghargai budaya serta tradisi.

Tidak jauh berbeda dengan Ibu Fatmawati, Ibu Tien Soeharto menerapkan gaya busana yang menjunjung budaya Indonesia, dia selalu mengenakan kebaya kuthu baru.

Kuthu baru adalah model baju kebaya tanpa kancing dengan kombinasi penutup dada. Selendang dari kain batik tulis juga menjadi ciri khas kebaya Ibu Tien.

Keseluruhan penampilan Ibu Tien semakin anggun dan njawani dengan riasan rambut sanggul. Aksesoris melati dan tusuk konde pun tidak pernah absen pada sanggul Jawa Ibu Tien.

Ibu Tien memilih alas kaki jenis selop sebagai pelengkap busana. Kabarnya beliau tidak pernah mengenakan selop dengan hak sepatu lebih dari lima sentimeter.

Ibu Ainun Habibie bersama Bapak BJ Habibie

Ainun Habibie

Sosok Ibu Ainun nan keibuan dan lembut membuat kenangan rakyat Indonesia terhadap dirinya sangat mendalam.

Ibu Hasri Ainun Besari, istri BJ Habibie sang presiden ketiga Indonesia selalu tampil dengan gaya busana yang selaras dipandang.

Ciri khas busana Ibu Ainun adalah selendang ukuran besar yang menutupi punggungnya dan sematan bros cantik di bagian dada.

Selendang dan bros menjadi dua aksesori wajib pada penampilan Ibu Ainun. Selain itu, gaya sanggul mini menambah citra seorang wanita Indonesia yang setia mendukung tradisi dan budaya.

Warna-warna busana yang dipilih Ibu Ainun pun terbilang lembut dan jauh dari kesan mencolok.

Ibu Sinta Nuriyah

Sinta Nuriyah

Istri dari Presiden ke-4, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, lahir sebagai sulung dari 18 bersaudara.

Ibu Sinta Nuriyah merupakan Ibu Negara dengan latar belakang pendidikan yang inspiratif, dia lulusan S1 jurusan hukum syariah dan S2 bidang kajian perempuan di Universitas Indonesia.

Selain kebaya pada acara formal, Ibu Sinta dalam keseharian menyukai busana muslim yang panjang dan kerudung.

Warna kerudung Ibu Sinta selalu disesuaikan dengan motif busananya agar tercipta penampilan yang selaras dan sedap dipandang.

Ibu Ani Yudhoyono bersama Bapak Susilo Bambang Yudhoyono

Ani Yudhoyono

Ibu Kristiani Herrawati atau populer dengan nama Ibu Ani Yudhoyono menjadi Ibu Negara RI selama 10 tahun.

Ibu Ani Yudhoyono dikenal dengan gaya busananya yang tidak monoton, dia terbilang cukup modis dan modern.

Ciri khas dari busana Ibu Ani adalah warna-warna terang, seperti merah, biru, kuning, dan lain-lain. Hal tersebut merefleksikan karakternya yang berani dan tegas.

Ibu Ani memilih kebaya atau baju kurung saat menghadiri acara-acara kenegeraan, tetapi dalam keseharian beliau menyukai padanan kasual, seperti kaos, celana kulot, celana jeans, dan topi.

Beliau juga memiliki sejumlah koleksi tas rumah mode luar negeri yang trendi dan pastinya bernilai tinggi.

Ibu Iriana Joko Widodo bersama Bapak Joko Widodo

Iriana Joko Widodo

Ibu Negara dari Presiden yang masih menjabat sekarang ini memiliki gaya modern dan trendi, tanpa melupakan tugasnya dalam melestarikan budaya Indonesia.

Pada acara-acara formal, Ibu Iriana sering mengenakan kebaya resmi. Beliau melengkapi penampilan dengan selendang batik, tas kepit nan manis, atau tas tangan kekinian.

Busana-busana dalam keseharian Ibu Iriana cenderung santai, ibu tiga anak ini menyukai gaya sporty. Sepasang slip on sneaker menjadi andalan saat berbusana kasual.

Ibu Iriana juga sering mengenakan tas rilisan rumah mode papan atas yang tentunya memiliki harga jual relatif mahal. Deretan foto-foto Iriana yang beredar di pemberitaan memperlihatkan sang Ibu Negara pernah menjinjing tas keluaran Dior, Chanel, dan Gucci.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *