Siapa Produser Animasi Melangkah dari Timur? Ini Daftar Tim Produksinya

  • Boy Nugroho

Nama Eminensi mendadak jadi sorotan setelah muncul sebagai produser di balik serial animasi Melangkah dari Timur, yang mengangkat kisah masa kecil Menteri ESDM Bahlil Lahadalia lewat karakter Baha.


Sosok Eminensi jadi satu-satunya narasumber resmi yang dikutip berbagai media saat menjelaskan proses kreatif di balik proyek animasi tersebut, sehingga banyak yang penasaran siapa sebenarnya dia dan siapa saja tim di baliknya.


Ternyata, jawabannya ada di credit title pada menit akhir episode 1, yang membuka identitas puluhan orang di balik layar. Berikut 6 fakta unik seputar sosok Eminensi dan tim di balik Melangkah dari Timur yang sayang dilewatkan. Yuk, intip apa saja Oppal Gengs!


Eminensi Sebagai Penanggung Jawab Utama Proyek


Posisi Eminensi sebagai produser bukan cuma klaim dari pemberitaan media, tapi juga tercantum resmi di baris pertama credit title Melangkah dari Timur, tepat di bawah kategori “Produser”. Ini mengkonfirmasi posisinya sebagai penanggung jawab utama proyek, sejalan dengan pernyataannya ke berbagai media bahwa serial ini adalah animasi 8 episode yang menceritakan kehidupan masa kecil Bahlil Lahadalia dari SD sampai SMA.


Meski namanya berdiri sendiri di posisi produser, struktur tim di bawahnya ternyata cukup besar dan terbagi rapi ke banyak divisi, mulai dari koordinasi, teknis, grafis 2D, hingga tim pengisi suara. Jadi meski Eminensi jadi sumber utama yang dikutip media, proyek ini sebenarnya digarap oleh puluhan orang di berbagai departemen.


Baca Juga: 6 Fakta Mencengangkan Serial Animasi Bahlil Lahadalia “Melangkah dari Timur”


Animasi Melangkah dari Timur. (Sumber: Youtube Melangkah dari Timur)


Sutradara  M. Ramdhan Dwiputra


Posisi Sutradara dipegang oleh M. Ramdhan Dwiputra, yang juga merangkap sebagai Penulis Cerita bersama Ruby A. St. Kayo Basa, yang sekaligus menjabat Asisten Sutradara. Rangkap jabatan seperti ini cukup umum di produksi animasi berskala menengah, di mana tim inti kreatif memegang beberapa peran sekaligus demi efisiensi produksi.


Struktur koordinasi tim juga tercatat jelas, dengan Rizki Amelia sebagai Koordinator Utama dan tiga asisten koordinator di bawahnya. Susunan ini menunjukkan bahwa di balik proses produksi yang disebut Eminensi hanya berlangsung sekitar tiga bulan, ada manajemen tim yang cukup terstruktur untuk mengejar tenggat waktu tersebut.


Nama Pengisi Suara Baha dan Karakter Lain Akhirnya Terkuak


Fakta yang paling dinanti-nanti publik akhirnya terjawab: karakter Baha diisi suaranya oleh Syifa Khoirun Nisa, sementara Sultan Sadam Nazhari berperan sebagai Narator. Karakter pendukung lain juga punya pengisi suara masing-masing, seperti Anissa Intan sebagai Mama Baha, Yasmin Baidlo sebagai Frans, Dinar Ainun Nur Karimah sebagai Ina, dan Mohamad Kevin Adithya sebagai Sadali.


Seluruh proses pengisi suara ini diarahkan oleh Sutradara Pengisi Suara bernama Firmansyah Chandra, yang menariknya juga ikut mengisi suara dua karakter sekaligus dalam serial ini, yaitu Bapak Baha dan Pak Dulla. 


Firmansyah Chandra, Sosok Serba Bisa di Balik Layar


Selain menjadi sutradara pengisi suara sekaligus pengisi dua karakter, nama Firmansyah Chandra juga muncul di posisi Editor bersama Azriya Husna Naira, dan turut masuk dalam daftar Kompositor. Rangkap tiga hingga empat peran sekaligus ini menjadikannya salah satu sosok paling sibuk dalam produksi Melangkah dari Timur.


Fenomena satu kru merangkap banyak departemen semacam ini biasa ditemui di studio animasi skala menengah seperti Patopo Studios, yang memang lebih dikenal sebagai penyedia jasa animasi ketimbang rumah produksi besar dengan ratusan kru spesialis di setiap posisi.


Baha di Serial Melangkah dari Timur. (Sumber: Youtube Melangkah dari Timur)


Tim Teknis dan Visual Digarap Puluhan Orang dari Berbagai Divisi


Dari sisi teknis, proyek ini digarap oleh tim yang cukup besar dan terbagi jelas per divisi: Direktur Teknis dipegang Hafid Nugraha Purwanto, yang juga merangkap di tim Artis Efek Visual (VFX). Divisi Artis 2D diisi tujuh orang termasuk Fathya Rashfa Kintari sebagai Kepala Artis 2D, sementara tim Pemodelan 3D dan Animator masing-masing memiliki kepala divisi dan anggota tim tersendiri, dengan Zidan Surahman sebagai Kepala Animator yang membawahi sebelas animator.


Ada juga divisi Pencahayaan dan Rendering yang dipimpin Anthonio. E, serta divisi Kompositor yang dikepalai Akmal. S dengan delapan anggota tim. Struktur tim sebesar ini menunjukkan bahwa meski durasi produksinya cuma sekitar tiga bulan, Patopo Studios mengerahkan cukup banyak sumber daya manusia untuk mengejar kualitas visual serial ini.


Original Soundtrack Digarap Khusus oleh Jodi Handoyo dan Tim JH Studio


Fakta menarik lain yang jarang dibahas adalah soal musik. Original soundtrack bertajuk “Melangkah Dari Timur” ditulis, diaransemen, dan diproduksi khusus oleh Jodi Handoyo bersama Team JH Studio, yang juga menjabat sebagai Penata Musik Film dan Pencipta Lagu untuk keseluruhan serial. Artinya, lagu tema serial ini bukan lagu yang diambil dari pihak ketiga, melainkan karya orisinal yang dibuat khusus untuk mendukung nuansa cerita Melangkah dari Timur.


Detail ini melengkapi gambaran bahwa produksi serial animasi Bahlil Lahadalia ini digarap cukup serius dari berbagai aspek, mulai dari visual, pengisi suara, sampai musik orisinal, bukan sekadar proyek dadakan yang asal jadi.


Fakta-fakta di atas juga jadi pengingat penting buat Oppal Gengs, bahwa transparansi kredit produksi sebenarnya sudah ada sejak awal, hanya saja jarang jadi sorotan media karena fokus pemberitaan lebih banyak tertuju ke kontroversi sosok Bahlil Lahadalia dan produser yang jadi juru bicaranya. Jadi lain kali nonton animasi, jangan skip credit title-nya, siapa tahu ada nama-nama menarik yang justru jadi kunci kesuksesan sebuah karya.