Kini Pergi ke Arab Saudi Bisa Pakai Visa Elektronik

Visa haji jadi makin gampang!

73
Arab Saudi

Kerajaan Arab Saudi resmi meluncurkan sistem visa elektronik (e-Visa) untuk keperluan haji dan umroh, izin tinggal, dan kunjungan ke negara tersebut bagi Warga Negara Indonesia (WNI). Hal ini dilakukan sesuai dengan instruksi yang diberikan oleh Kerajaan Arab Saudi.

“Penggantian visa stiker ke visa elektronik sesuai dengan instruksi kerajaan Arab Saudi,” ucap Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah H. Amodi di Kedutaan Besar Arab Saudi, seperti dilansir dari laman antaranews.com.

Foto Makkah yang sedang dikelilingi oleh pengunung/Unsplash

Beliau juga mengatakan bahwa program tersebut merupakan arahan dari Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Faisal bin Farhan Al Saud dan sejalan dengan visi Arab Saudi 2030.

Penerbitan visa elektronik ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kekonsuleran di Arab Saudi, sekaligus memberikan kemudahan fasilitas bagi pihak yang hendak memanfaatkan program itu termasuk WNI.

Adapun, kelebihan dari program e-Visa ini adalah pengajuan visa dapat dilakukan melalui e-mail. Adanya sistem ini juga bisa membantu menerbitkan 25.000 visa haji per hari.

Foto Makkah yang sedang dikelilingi oleh pengunjung/Unsplash

“Dengan adanya sistem seperti ini, Alhamdullilah otoritas bisa menerbitkan sekitar 25.000 visa haji per hari dan ini merupakan sebuah progres,” ucap Faisal Abdullah masih dari sumber yang sama.

Pihak Kerajaan Arab Saudi saat ini sudah meluncurkan program e-Visa di beberapa negara dan pada tahun ini program tersebut akan diluncurkan di tujuh negara, termasuk Indonesia.

“Penerapan e-Visa di Indonesia sudah mulai dilakukan hari ini (25 Mei 2023),” tutup pernyataan Faisal Abdullah H. Amodi.

Foto Makkah yang sedang dikelilingi oleh pengunung/Unsplash

Penerapan e-Visa ini juga mencerminkan perhatian dan juga komitmen Kerajaan Arab Saudi untuk terus meningkatkan kerja sama antara kedua negara.

Saat ini, kloter haji pertama dari Indonesia sudah tiba di Arab Saudi. Kementerian Agama juga mengatakan pihaknya sudah menyiapkan 108 hotel di Makkah.

Baca juga: “It’s Getting Easier! Pengguna E-Paspor Kini Bisa Ajukan Bebas Visa Jepang via Online

Hotel yang disediakan ini akan menampung kurang lebih 203.320 jemaah haji reguler berdasarkan kuota dasar. Jumlah ini nantinya ada kemungkinan akan bertambah seiring adanya tambahan kuota sebanyak 8.000 jemaah.

Hotel-hotel ini juga akan disebar di 11 sektor dan satu sektor berada di Masjidil Haram. Jarak terdekat dari hotel ke Masjidil Haram adalah 850 meter dan jarak terjauh sekitar 4.300 meter.

Rio
WRITTEN BY

Rio

Menulis seakan sudah menjadi kebiasaan untuk saya sejak kuliah. Skill ini terus berkembang sampai saat ini. Dimulai dari Liputan6.com sampai sekarang pekerjaan yang saya geluti seputar menulis artikel. Dan saat ini, Oppal Media adalah tempat saya untuk kembali belajar dan membuktikan yang terbaik.