Kenapa Timnas Sepak Bola Indonesia Tidak Ikut Asian Games 2026? Cek Faktanya!

  • Muhammad Arsyad

Asian Games 2026 cabang sepak bola putra sudah bergulir. Bahkan sudah mencapai babak gugur. Karena cabang olahraga sepak bola biasanya dimulai lebih dulu dari pembukaan. Tapi ingar bingar Asian Games 2026 sepertinya tak sampai ke penggemar sepak bola Indonesia. Apa pasal?


Ternyata Timnas Indonesia tidak bertarung di ajang sepak bola Asian Games 2026, yang diselenggarakan di Aichi-Nagoya, Jepang. Pertanyaannya, kenapa kok Timnas Indonesia tidak tampil di ajang multi olahraga empat tahunan itu? Padahal, kan, sepak bola merupakan olahraga paling populer di negeri ini?


Alasan Timnas Indonesia Absen di Asian Games



Timnas Indonesia bukannya enggan ikut. Tentu di ajang sebesar Asian Games, PSSI ingin mengirim Timnas Indonesia. Tapi persoalannya, itu tak berhasil. Pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya terdapat aturan yang berbeda terkait keikutsertaan sebuah negara di ajang sepak bola putra. Apa itu?


Jadi gini, jika sebelumnya setiap negara relatif bebas mendaftarkan pesertanya untuk ajang sepak bola putra di Asian Games, di edisi kali ini hanya akan ada 16 negara. Nah, 16 negara itu diambil dari tim nasional yang lolos ke putaran final Piala Asia U-23 tahun 2026 saja.


Inilah alasannya kenapa Indonesia tidak lolos. Timnas Indonesia U-23 gagal melaju ke putaran final Piala Asia U-23 tahun 2026. Timnas Indonesia U-23 yang saat itu ditukangi Gerald Vanenburg sejatinya mendapat lawan yang cukup mudah di fase Grup J babak kualifikasi.


Baca juga: Kiprah Sejarah Indonesia di Asian Games dari Masa ke Masa, Ini Sejarah dan Prestasinya


Lawan terberatnya cuma Korea Selatan. Sisanya, Makau dan Laos, di atas kertas mampu ditumbangkan. Sudahlah lawannya terbilang mudah, Indonesia punya keuntungan karena menjadi tuan rumah Grup J, yang dihelat September 2025 lalu. Tapi apa yang terjadi?


Anak asuh Gerald Vanenburg cuma bisa menang di laga melawan Makau 5-0. Tapi Laos berhasil menahan imbang mereka. Alhasil, penentuan siapa yang lolos ada di partai melawan Korea Selatan. Sialnya, menghadapi Taeguk Warriors muda, Timnas Indonesia U-23 kalah 1-0. Kekalahan ini membuat Timnas U-23 cuma duduk di peringkat dua Grup J.


Aslinya bisa saja lolos melalui jalur runner-up terbaik. Tapi empat poin yang diraih belum cukup untuk membawa Timnas Indonesia U-23 menjadi salah satu dari empat runner-up terbaik. Alhasil, ya, nggak lolos dan efeknya berlanjut ke Asian Games. Nah, pertanyaannya kenapa kok aturannya diubah?


Baca juga: Seraf Naro Bawa Medali Pertama Bagi Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026


Kenapa Aturan Berubah?




Olympic of Council Asia atau Komite Olimpiade Asia atau disingkat OCA telah menjalin kesepakatan dengan Asian Games Organising Committe (AINAGOC) dan Asian Football Federation (AFC) yang hasilnya, menyebutkan bahwa hanya akan ada 16 besar peserta di cabang sepak bola putra di Asian Games 2026.


Menurut keterangan Sekjen AFC, Datuk Sri Windsor Paul John, sebagaimana dikutip Detik Sport, permintaan hanya 16 peserta tersebut datang dari tuan rumah. Akhirnya, AFC pun menggunakan hasil Kualifikasi Piala Asia U-23 sebagai dasar penentuan peserta.


Peraturan ini jelas berdampak bagi Indonesia. Ketua Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari, seperti dikutip Antara sempat menyampaikan keberatan kepada OCA. Menurutnya, sosialisasi tentang aturan itu kepada pemangku kebijakan di Indonesia dinilai tak memadai.


Pada Maret 2026 lalu, sempat muncul rumor bahwa aturan tersebut akan dicabut. Maka dari itu, KOI mendorong PSSI untuk tetap memperjuangkan tempat bagi Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2026. Tapi keputusan akhirnya tak berubah dan paten pada Juni 2026 silam.


Baca juga: Jadwal Asian Games 2026: Kapan Dimulai? Ini Fakta Lengkapnya


Bukan Kali Pertama?



Tidak ikutnya Timnas Indonesia U-23 ke Asian Games 2026 sangat disayangkan. Padahal di tiga edisi sebelumnya, Timnas U-23 selalu ambil bagian. Bahkan bukan cuma sekadar tampil, Timnas Indonesia U-23 berhasil melaju ke babak 16 besar di edisi 2014, 2018 saat menjadi tuan rumah, dan di edisi 2022.


Namun, ketidakikutsertaan Timnas Indonesia U-23 di ajang multi olahraga se-Asia empat tahunan itu bukan kali ini saja terjadi. Sejak menggunakan Tim U-23 untuk cabang olahraga sepak bola putra, Timnas Indonesia pernah tidak ambil bagian di edisi 2002 di Korea Selatan dan 2010 di Tiongkok.


Terlepas dari itu, ada satu fakta menarik lagi nih. Sebetulnya jumlah peserta untuk cabang sepak bola putra Asian Games 2026 ada 16. Namun, Irak ternyata mengundurkan diri. Karena posisi Irak tidak ada yang gantikan, mengingat aturan ketat tadi, maka jumlah pesertanya menjadi cuma 15 saja. Komposisi grupnya tidak seimbang. Hanya Grup D yang berisi tiga tim, sisanya empat.


Baca juga: Merah Putih One for All Live-Action Siap Tampil di Sinema Indonesia, Kapan Tayang?


Well, ajang sepak bola putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 sendiri sudah sampai perempat final. Ada delapan tim yang akan bertarung pada 25-26 September mendatang. Mereka di antaranya Jepang, Thailand, Uzbekistan, Vietnam, Korea Selatan, dan Arab Saudi.